Pengelolaan BDT 2015

Basis Data Terpadu adalah gagasan TNP2K. Pengumpulan data dilakukan oleh BPS yang memuat informasi sosial, ekonomi, dan demografi penduduk di berbagai wilayah di Indonesia. Pengumpulan data terakhir dilakukan pada tahun 2015. Data ini sangat kaya informasi mengenai status sosial, ekonomi dan demografi penduduk setiap wilayah yang disensus, dan selama ini hanya dimanfaatkan untuk perencanaan oleh instansi pusat.

Pengelolaan Dokumen

OpenSID menyediakan Arsip Dokumen desa untuk memudahkan penyimpanan, pencarian dan penampakan dokumen. Dokumen yang sudah dalam format elektronik, seperti PDF atau MS Word, dapat langsung diunggah ke Arsip Dokumen. Dokumen berbentuk cetakan kertas atau bentuk cetakan lain perlu discan dulu ke format elektronik.

Import data BIP

Buku Induk Penduduk (BIP) yang diperoleh dari Disdukcapil dalam format Excel dapat diimpor langsung ke dalam database SID melalui fitur Import BIP. Fitur Import BIP ini umumnya dipakai untuk memasukkan data penduduk awal, pada saat mulai menerapkan SID di desa.

Perlu diperhatikan, bahwa data BIP hanya berisi data layanan pada Disdukcapil, dan belum tentu mencerminkan keadaan penduduk terkini di desa. Misalnya, data BIP tidak akan berisi penduduk yang belum memiliki KTP atau NIK.

Impor Data Kependudukan

Data penduduk dapat diimpor secara massal melalui fitur Impor Data Kependudukan. Data penduduk yang ingin dimasukkan ke database SID dimasukkan dulu ke dalam file Excel dan kemudian diimpor. Fitur Impor Data Kependudukan ini umumnya dipakai untuk memasukkan data penduduk awal, yang disiapkan sendiri oleh desa, pada saat mulai menerapkan SID di desa.

OpenSID dalam Jaringan Local

Dengan memasang jaringan lokal di kantor desa, komputer yang berfungsi sebagai server SID dapat diakses oleh beberapa PC/laptop lainnya, sehingga pelayanan administrasi kantor desa mempergunakan SID bisa lebih efisien. Akses ke server SID melalui jaringan lokal tidak membutuhkan sambungan ke internet.